Kamis, 06 Februari 2014

Delapan Etos Kerja

Apa pengertian etos kerja? Kamus Wikipedia menyebutkan bahwa etos berasal dari bahasa Yunani; akar katanya adalah ethikos, yang berarti moral atau menunjukkan karakter moral. Dalam bahasa Yunani kuno dan modern, etos punya arti sebagai keberadaan diri, jiwa, dan pikiran yang membentuk seseorang.

Pada Webster's New Word Dictionary, 3rd College Edition, etos didefinisikan sebagai kecenderungan atau karakter; sikap, kebiasaan, keyakinan yang berbeda dari individu atau kelompok. Bahkan dapat dikatakan bahwa etos pada dasarnya adalah tentang etika.

Etika tentu bukan hanya dimiliki bangsa tertentu. Masyarakat dan bangsa apapun mempunyai etika; ini merupakan nilai-nilai universal. Nilai-nilai etika yang dikaitkan dengan etos kerja seperti rajin, bekerja, keras, berdisplin tinggi, menahan diri, ulet, tekun dan nilai-nilai etika lainnya bisa juga ditemukan pada masyarakat dan bangsa lain.

Kerajinan, gotong royong, saling membantu, bersikap sopan misalnya masih ditemukan dalam masyarakat kita. Perbedaannya adalah bahwa pada bangsa tertentu nilai-nilai etis tertentu menonjol sedangkan pada bangsa lain tidak.

Dalam perjalanan waktu, nilai-nilai etis tertentu, yang tadinya tidak menonjol atau biasa-biasa saja bisa menjadi karakter yang menonjol pada masyarakat atau bangsa tertentu. Muncullah etos kerja Miyamoto Musashi, etos kerja Jerman, etos kerja Barat, etos kerja Korea Selatan dan etos kerja bangsa-bangsa maju lainnya.

Bahkan prinsip yang sama bisa ditemukan pada pada etos kerja yang
berbeda sekalipun pengertian etos kerja relatif sama. Sebut saja misalnya berdisplin, bekerja keras, berhemat, dan menabung; nilai-nilai ini ditemukan dalam etos kerja Korea Selatan dan etos kerja Jerman atau etos kerja Barat.

Bila ditelusuri lebih dalam, etos kerja adalah respon yang dilakukan oleh seseorang, kelompok, atau masyarakat terhadap kehidupan sesuai dengan keyakinannya masing-masing. Setiap keyakinan mempunyai sistem nilai dan setiap orang yang menerima keyakinan tertentu berusaha untuk bertindak sesuai dengan keyakinannya.

Bila pengertian etos kerja dire-definisikan,
etos kerja adalah respon yang unik dari seseorang atau kelompok atau masyarakat terhadap kehidupan; respon atau tindakan yang muncul dari
keyakinan yang diterima dan respon itu menjadi kebiasaan atau karakter pada diri seseorang atau kelompok atau masyarakat. Dengan kata lain, etika kerja merupakan produk dari sistem kepercayaan yang diterima seseorang atau kelompok atau masyarakat.

Jansen H. Sinamo (1999) mengembangkan 8 Etos Kerja Unggulan sebagai berikut :
1. Kerja adalah Rahmat
2. Kerja adalah Amanah
3. Kerja adalah Panggilan
4. Kerja adalah Aktualisasi
5. Kerja adalah Ibadah
6. Kerja adalah Seni
7. Kerja adalah Kehormatan
8. Kerja adalah Pelayanan

Lebih mendalam.
1. Kerja itu adalah rahmat, maka kerja adalah wujud rasa terimakasihku, aku sanggup bekerja tulus :
Rahmat adalah karunia yang diberikan oleh Yang Maha Kuasa. Respon yang tepat adalah bersyukur dan berterima kasih. Ada dua keuntungan dari bekerja sebagai rahmat, (1) Tuhan memelihara kita, dan disamping secara finansial kita mendapat upah, juga ada kesempatan belajar, menjalin relasi sosial, dsb. Pemahaman demikian akan mendorong orang untuk bekerja secara tulus.

2. Kerja itu adalah amanah, kerja adalah tanggung jawabku, aku sanggup bekerja tuntas :
Melalui kerja kita menerima amanah. Sebagai pemegang amanah, kita dipercaya, berkompeten dan wajib melaksanakannya sampai selesai. Jika terbukti mampu, akhlak terpercaya dan tanggung jawab akan makin menguat. Di pihak lain hal ini akan menjadi jaminan sukses pelaksanaan amanah yang akan menguklir prestasi kerja dan penghargaan. Maka tidak ada pekerjaan yang tidak tuntas.

3. Kerja itu adalah panggilan, maka aku sanggup bekerja benar. Penghayatan kerja semacam ini hanya mungkin terjadi jika seseorang merasa terpanggil. Bukan harus dari Tuhan, tapi bias juga dari idealisme, kebenaran, keadilan, dsb. Dengan kesadaran bahwa kerja adalah sebuah panggilan suci, terbitlah perasaan untuk melakukannya secara benar.


4. Kerja itu adalah aktualisasiku, maka aku sanggup bekerja keras :
Maksudnya adalah bekerja membuat tubuh, roh dan jiwa menjadi sehat. Aktualisasi berarti mengubah potensi menjadi kenyataan. Aktualisasi atau penggalian potensi ini terlaksana melalui pekerjaan, karena kerja adalah pengerahan energi bio-psiko-sosial. Akibatnya kita menjadi kuat, sehat lahir batin. Maka agar menjadi maksimal,
kita akan sanggup bekerja keras, bukan kerja asal-asalan atau setengah setengah.

5. Kerja itu adalah ibadah, maka kerja adalah pengabdianku, aku sanggup bekerja serius:
Tuhan mewajibkan manusia beribadah (dalam arti ritual) dan beribadah (dalam artian kerja yang diabdikan pada Tuhan). Kerja merupakan lapangan konkrit melaksanakan kebajikan seperti: untuk pembangunan bangsa, untuk kemakmuran, untuk demokrasi,
keadilan, mengatasi kemiskinan, memajukan agama, dsb. Jadi bekerja harus serius dan sungguh-sungguh agar makna ibadah dapat teraktualisasikan secara nyata sebagai bentuk pengabdian pada Tuhan.

6. Kerja itu seni, kerja adalah kesukaanku, maka aku sanggup bekerja kreatif:
Apapun yang anda kerjakan pasti ada unsur keindahan, keteraturan, harmoni, artistik seperti halnya seni. Untuk mencapai tingkat penghayatan seperti itu dibutuhkan suatu kreativitas untuk mengembangkan dan menyelesaikan setiap masalah pekerjaan. Jadi bekerja bukan hanya mencari uang, tetapi lebih pada mengaktualisasikan potensi kreatif untuk mencapai kepuasan seperti halnya pekerjaan seni.

7. Kerja itu adalah pelayanan, maka aku sanggup bekerja sempurna
Secara moral kemuliaan sejati datang dari pelayanan. Orang yang melayani adalah orang yang mulia. Pekerjaan adalah wujud pelayanan nyata bagi institusi maupun orang lain. Kita ada untuk orang lain dan orang lain ada untuk kita. Kita tidak seperti hewan
yang hidup untuk dirinya sendiri. Manusia moral seharusnya mampu proaktif memikirkan dan berbuat bagi orang lain dan masyarakat. Maka kuncinya ia akan sanggup bekerja secara sempurna.

8. Kerja itu kehormatan, makankerja adalah kewajibanku, aku sanggup bekerja unggul:
Sebagai kehormatan kerja memiliki lima dimensi : (1) pemberi kerja menghormati kita karena memilih sebagai penerima kerja (2) kerja memberikan kesempatan berkarya dengan kemampuan sendiri, (3) hasil karya yang baik memberi kita rasa hormat, (4) pendapatan sebagai imbalan kerja memandirikan seseorang sehingga tak lagi
jadi tanggungan atau beban orang lain, (5) pendapatan bisa menanggung hidup orang lain. Semuanya adalah kehormatan. Maka respon yang tepat adalah menjaga kehormatan itu dengan bekerja semaksimal mungkin untuk menghasilkan mutu setinggi–tingginya.
Dengan unggul di segala bidang kita akan memenangkan persaingan.

Sumber: http://id.shvoong.com/business-management/1941913-etos-kerja/#ixzz2sbbHHgPC (edited)

Rabu, 15 Januari 2014

Penyesalan Seorang Anak Kepada Ibunya

Kisah sangat inspiratif, maaf hanya sekedar copy paste dari blog tetangga.
Yang peng bisa diambil intisari maknanya

Pada suatu hari, Seorang Anak berkata pada ibunya : “ Ibu, aku malu sama teman-temanku, mereka memiliki ibu yang sempurna secara fisik dan mereka bangga terhadap ibu mereka, tapi aku bu, mengapa aku memiliki ibu yang buta. Andai saja aku tau, aku dilahirkan oleh seorang ibu yang buta, maka aku lebih memilih untuk tidak dilahirkan”

Mendengar kata-kata yang keluar dari mulut anaknya, sang ibu berkata : “Nak, ibu memang buta, tetapi walaupun kamu malu dengan keadaan fisik yang ibu miliki, ibu tetap sayang padamu nak.."
Anak menjawab : “ Bu, semua teman-temanku selalu menghinaku, bahkan tidak ada satu perempuan pun yang suka padaku karena melihat fisik ibu yang tidak sempurna. Mereka takut jika kelak menikah denganku anak kami juga akan cacat, buta seperti ibu ”.

Mendengar perkataan anaknya, Sang ibu begitu terpukul dan menangis, namun demikian Sang Ibu tetap sayang pada anaknya. tak henti-hentinya ibu itu berdo’a untuk anaknya.

Detik berganti menit, menit berganti jam, jam berganti hari, akhirnya Si Anak menyelesaikan pendidikan S1 di Fakultas Teknik. Betapa bangganya hati Sang ibu mendengar anaknya akan diwisuda dan menjadi seorang Insinyur, tak sia-sia pengorbanannya selama ini dengan berjualan di pasar untuk menyekolahkan Si Anak, tak kenal lelah Sang ibu bekerja walaupun dalam keadaan matanya yang buta.

Sampailah saat yang ditunggu-tunggu, saat Anaknya dan yang lainnya akan diwisuda. Teman-teman berserta orang tuanya dan keluarga berkumpul menantikan acara dimulai, tetapi Sang ibu sama sekali tidak diajak Anaknya untuk menghadiri wisuda tersebut.

Akhirnya Sang ibu datang sendiri keacara tersebut, sesampainya ditempat Anaknya akan diwisuda, betapa bahagianya hati sang ibu mendengar nama anaknya dipanggil kedepan dengan nilai terbaik.

Namun si Anak sangat malu terhadap teman-teman dan kekasihnya ketika mengetahui ibunya juga hadir di acara wisuda itu, acara yang seharusnya menurut si Anak membuatnya bahagia.

Pada saat itu, sang ibu mendekati Si anak sambil meraba-raba wajah anaknya, lalu kekasih Si anak bertanya pada: “ Siapa perempuan buta itu ?"
si Anak tidak menjawab dan hanya diam membisu.  Akhirnya sang ibu berkata bahwa dia adalah ibunya.

mendengar ibunya berkata demikian, Si Anak akhirnya pulang sebelum acara selesai dan meninggalkan ibunya sendirian. Setelah acara selesai akhirnya sang ibu juga pulang kerumah tanpa anaknya.

Namun siapa yang tau kapan ajal akan tiba, ketika hendak menyebrang jalan sang ibu meninggal dunia. Betapa terkejutnya sh Anak ketika pihak rumah sakit mengabarkan bahwa beberapa menit yang lalu ibunya telah meninggal akibat kecelakaan. Dan petugas kepolisian memberikan tas yang dibawa ibunya pada saat menghadiri wisuda, si Anak hanya diam duduk menunggu ibunya yang masih dibersihkan dari sisa-sisa darah yang masih menempel di tubunya.

Pada saat menunggu jenazah ibunya, si Anak membuka tas kesayangan ibunya yang lusuh dan kumal itu. Disana terdapat foto Sang ibu ketika mengandungnya, dan betapa terkejutnya Si Anak ketika membaca sepucuk surat yang begitu lusuh yang terdapat didalam tas ibunya.

Si Anak membaca surat tersebut, dan didalam surat itu tertulis :
“ Banjarmasin, 12 Oktober 1984, Anakku yang sangat kucintai, bayi mungilku yang sangat kusayangi, betapa kau sangat berharga dihati ibu nak.
Walaupun kau buta dari lahir tetapi ibu sangat menyayangimu, kaulah anugrah terindah yang ibu miliki. Nak, ini adalah surat terakhir yang ibu tulis, karena besok ibu sudah tidak bisa lagi menuliskan kata-kata diatas kertas. Karena besok ibu akan mendonorkan kedua mata ibu untukmu nak, agar kelak kau dapat melihat dan menikmati indahnya dunia, anugrah yang diberikan Tuhan. Nak suatu saat jika ibu sudah tiada dan kau ingin melihat ibu, berkacalah nak, karena dimatamu ada ibu yang selalu menemanimu ”.

Air mata Si Anak pun mengalir deras, ia menyesal karena sudah terlambat bagi dirinya untuk membahagiakan ibunya. Si Anak teringat dengan semua perbuatan yang ia lakukan terhadap ibunya, dia hanya duduk terdiam tersimpuh di depan kaki ibunya yang telah terbujur kaku. Semua telah terjadi dan kini ibunya telah pergi untuk selama-lamanya.

Status ini mengajarkan betapa besar kasih sayang seorang ibu terhadap anaknya, tanpa mengharapkan balasan. Ibu selalu dengan ikhlas memberikan apapun yang dimilikinya termasuk jiwanya sendiri.

Buat Teman-teman yang sudah membaca cerita ini, Bahagiakanlah ibu mu selagi dia masih Hidup meskipun ada kekurangan dalam Hidupnya , jangan biar kan Ibu mu meneteskan air Mata karna Ulah mu

sumber : http://gizipp.com/g-blogosphere/nyunyu.html


Selasa, 19 November 2013

Hari Lahir Selma Lagerlof ke-155 Tema Google Doodle of The Day

Google Doodle hari ini bertemakan meperingati hari lahir seorang penulis besar bernama Selma Lagerlof. Peringatan tersebut merupakan peringatan ulang tahunnya  yang ke 155. Selma Ottilia Lovisa Lagerloff, lahir pada tanggal 20 November 1858. Beliau adalah seorang penulis berkebangsaan Swedia. Salah satu bukunya yang terkenal, ditujukan untuk anak-anak, berjudul The Wonderful Adventures of Nils.
Ia juga dikenal karena merupakan penulis perempuan pertama yang menerima penghargaan Nobel di bidang Sastra.

Doodle-nya bukan model interaktif, jadi tidak bisa dimainkan. Menggambarkan petualangan Nils Holgersson dalam buku yang disebutkan di atas. Saya suka dengan gambar-gambar semacam ini, yang biasanya ada di buku dongeng untuk anak :).

Selma Lagerlof meninggal pada tanggal 16 Maret 1940. Karya-karyanya sekarang menjadi bacaan wajib di dunia pendidikan Swedia.

Karya - Karya dari Selma Lagerlof, adalah sebagai berikut :
Gösta Berlings saga (1891)
Osynliga länkar (1894)
Antikrists mirakler (1897)
En herrgårdssägen (1899)
Jerusalem (bagian 1-2, 1901-02)
Herr Arnes penningar (1904)
Kristuslegender (1904)
Nils Holgerssons underbara resa genom Sverige (bagian 1-2, 1906-07)
Liljecronas hem (1911)
Körkarlen (1912)
Kejsarn av Portugallien (1914)
Troll och människor (bagian 1-2, 1915-21)
Bannlyst (1918)
Mårbacka (1922)
Löwensköldska ringen (1925)
Charlotte Löwensköld'' (1925)
Anna Svärd (1928)
Ett barns memoarer (1930)
Dagbok för Selma Ottilia Lovisa Lagerlöf (1932)
Höst (1933)
Från skilda tider (bagian 1-2, 1943-45, anumerta)

sumber :
http://kurosakihikari.blogspot.com/
http://id.wikipedia.org/wiki/Selma_Lagerl%C3%B6f

Minggu, 17 November 2013

Proses Pembuatan Logo Metro Gloldwyn Mayer

Beginilah proses pengambilan gambar logo Industri Film MGM (Metro Glodwyn Mayer), dengan bintang utamanya seekor singa.


Hasilnya menjadi seperti ini.


Logo MGM dari masa ke masa


Dan berikut adalah videonya




Minggu, 10 November 2013

Fakta Benarkah BBM Sedot Pulsa dan Baterei Gadget Android

Konsumsi baterei dan pulsa menjadi bahan pembicaraan para pengguna Android saat menjalankan aplikasi BlackBerry Messenger atau BBM. Benarkah itu?


Sebelum mengupas lebih dalam untuk menjawab pertanyaan tersebut, perlu dipahami terlebih dahulu bahwa menjalankan BBM di Android sama saja dengan membuka akses Internet dengan mengunjungi server BlackBerry Messenger.

Kemudian, dari sisi karakteristik layanannya, BBM selalu meng-update setiap pesan yang masuk ke akun BlackBerry ID.

Hal itulah yang kemudian menimbulkan kecurigaan jangan-jangan BBM membuat barterei dan pulsa ponsel maupun tablet di Android menjadi boros. Benarkah hal itu?

Konsumsi pulsa BBM

Mengakses Internet dengan peranti Android sebenarnya ada dua cara, yaitu melalui jaringan WiFi sehingga tak menggerus pulsa dan akses Internet dengan memasang SIM Card di peranti Android.

Kalau ada cukup nyaman dengan mengaktifkan akses Internet di Android dengan WiFi, maka masalah itu sudah terjawab: BBM tak boros pulsa.

Lalu bagaimana kalau menyalakan BBM dengan Internet Seluler dengan SIM Card? Riset yang dilakukan Vaksin.com menyebutkan konsumsi download data BBM menempati peringkat ke-3 setelah Google Play Store dan Streaming Media Player.

Dalam riset itu, disebutkan bahwa konsumdi data Google Play Store mencapai 20,06 megabyte (MB), streaming media player 15,39 MB, dan BBM 11,85 MB.

Dari riset kecil-kecilan Vaksin.com dapat disimpulkan bahwa BBM termasuk penyumbang ketiga konsumsi data yang berbanding lurus dengan konsumsi pulsa.

Semakin banyak data yang diakses dengan peranti Android, maka semakin banyak pulsa tersedot.

Untuk itu, disarankan agar menggunakan kombinasi akses WiFi dan Internet seluler saat mengaktifkan BBM.

Konsumsi Baterai

Karakteristik layanan BBM adalah live, sehingga informasi ataupun pesan akan terus ter-update. Artinya, Antena seluler dan WiFi peranti Android akan terus ‘memburu’ sinyal untuk menyambungkan peranti tersebut ke jaringan Internet.

Padahal, di ketika BBM terus on, pengguna peranti Android juga membuka aplikasi lain seperti memainkan multimedia atau menjelajah Internet. Kombinasi tiga operasi itu saja sudah menyedot baterei.

Jadi, BBM sebenarnya bukan penyebab tunggal borosnya baterei, karena setiap menjalankan aplikasi Android pada dasarnya menyedot baterai.

Untuk itu, pandai-pandailah menghemat aplikasi saat Anda lebih membutuhkan BBM.


sumber : http://gadget.bisnis.com/read/20131107/280/185149/benarkah-bbm-sedot-pulsa-dan-baterei-gadget-android